Bukan Puisi

oleh: kurnia hidayati


aku tak mau menyebut kata ini puisi, ketika baris hujan benarbenar rapat menghalangi laju jalanmu. Mengantar debar, menjelma pagarpagar cadas. Mencegahmu dari kesunyian keras.
Ya, ini bukanlah puisi.

Barangkali, aku perlu mengkalkulasi setiap titik yang kemudian dengan cantik merupa pertemuan tinta dengan kertas, menjadi peristiwa tanpa batas
garis ke garis, lembar ke lembar sampai habis berbukubuku, setebal yang kau mau.
Lantas aku mau kau simpan semua ini dalam saku bajumu.

Simpan sajalah, ini bukan puisi.

Batang, 21.5.2012

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers

Follow by Email


Recent Comments