Metro Riau, 23 Maret 2014

PUISI-PUISI KURNIA HIDAYATI


Kado
; ryn
dan aku membawa maaf untukmu dik. sebagai kado ulang usia. angka tahun yang berlompatan di pematang almanak-almanak terbakar, menjadi abu selepas diberangus api musim dan tanggal kelahiran.

kesenangan adalah kepedihan yang menyamar
ibarat runcing duri pada anggun bunga mawar

doa membumbungke udara, sementara kau riang mengoleksi umur dan bilangan. berdendang,  lantas memajangnya, di dinding kamar bagai menyimpan foto tanpa figura dengan garis senyuman di dalamnya.

maka, aku pun memilih membisu, membiarkanmu berdekapan dengan umur-umur
biarlah, semoga pelan-pelan engkau paham
bahwa kehidupan tak melulu menyimpan kepedihan dan kesenangan
yang datang beriringan

selamat ulang tahun
2013

posted under | 0 Comments

Suara NTB, 22 Maret 2014

Puisi-puisi Kurnia Hidayati

Pecinta Malam

: Fina Lanahdiana

adakah kau dengar
aubade dengkur yang telah disusun orang-orang?
jika telinga telah kau sumpal dengan puisi dan sulur inspirasi yang kian menjauhkan
jalanmu menuju mimpi

kau penelusur malam berapologi insomnia
mendaki di licin kesunyian, meniti setapak jalan perkiraan
menerka-nerka, adakah yang sembunyi di balik bantal yang dingin itu puisi sehangat kopi?

mungkin beginikah caramu mencintai malam
dengan duduk menjauh dari tilam
bantal, biarlah menggigilkan selimut yang terlipat
sementara kamu, masih tegap duduk dan menyusun mimpi tentang keheningan

dan pesan-pesanmu di ponsel itulah
yang merekam bagaimana caramu bicara
kepada malam yang membindamkan pagi

2013


posted under | 0 Comments
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers

Follow by Email


Recent Comments