Kita Tak Akan Diam

Kata-kata terucap, terdengar tanpa cacat

Sebuah misteri kegelapan, berkamuflase dengan penderitaan

Bukan penderitaan mereka yang berucap,tapi yang mendengar

Kau kira kami akan diam?
Mungkin sekarang, tapi tidak nanti

Bangkit kawan!
Kita akan remukkan pintu-pintu kepalsuan
Akan kita hentikan semua omong kosong itu

Yang di bungkus rapi sebuah kejujuran, tapi hanya SEMU

Akan kita bungkam mereka, dgan semangat dan prestasi

Mungkin bukan sekarang, tapi akan!

posted under | 0 Comments

Catatan Kecil di Penghujung Januari

31 Januari
Aku masih menatap langit yang sama
Gelap dan penuh misteri
Begitu pula suara angin ini, mungkin masih sama seperti tempo hari
Kala siang, hujan dengan senang berbaris menyentuh pelataran


Aku masih terdiam, menatap kelam. .
Malam di penghujung januari ini,mungkin akan sama seperti. .
Malam tahun lalu, di akhir Januari
Diam tak bergerak tanpa perubahan. .
kUrasa, tapi itu tak boleh terjadi. .

posted under | 0 Comments

Detik Yang Menguji

Tapak kaki itu terasa menghentak
Detik-detik terasa sangat mengancam
Menit-menit mengeksekusi waktu
Tatapan mata was-was penuh pengharapan

Sebuah lembaran penuh tanda tanya melayang di depan mata
Menunggu kesaksian ilmu dalam benak yang terbaca
Untuk sebuah rajutan tinta dan perjuangan ilmu kan terbayar sudah
Torehan-torehan huruf kan menggores, terasa sangat bermakna

Tak ada suara
Yang terdengar hanya suara detik yang terasa menghujam
Dan,,
Suara detak jantung sendiri yang terasa lebih dekat dari daun telinga

Semuanya hening, tak ingin terperosok
Kali ini waktu adalah taruhannya
Bagai berjudi hidup mati
Demi sebuah hasil pembelajaran selama ini

Detik-detik benar-benar menguji



(Inilah perasaan waktu mengerjakan soal ujian)

posted under | 0 Comments

Kisahku Tak Kosong Lagi

Kisahku memang bukan kisah indah, bukan pula kisah ukiran para pujangga. Tapi, tahukah kau, sobat. Kisahku dulu pernah kosong, karena memori tulisanku telah terkremasi masa. Dan memori-memori itu menghilang tanpa suara. Tidak, aku mungkin salah. Setidaknya aku dengar sedikit suara. Ya, suaranya terdengar sangat menyakitkan. Walau suara itu tertinggal beberapa waktu lamanya.

Apa yang terjadi padaku? Kisah kosong itu perlahan-lahan mencoba menelanku. Memaksaku untuk menyerah pada pusaran waktu. Aku berontak, tapi semua sia-sia. Walau kucoba sekuat tenaga, ragaku melawan, tapi sedikitpun hatiku tak bergejolak. Itu sebabnya aku kalah. Aku memang benar-benar terpuruk dalam kisah itu, sambil berusaha mencari-cari leburan memori itu yang hancur menjadi debu. Lalu debu-debu memori itu melekat pada apa saja yang ditemuinya. Bagaimana aku tahu? Dunia ini begitu luas, sedangkan memori itu, hanya sebesar kuku dalam jemari..

Aku memang sempat mengakui, bahwa kisah kosong telah menjadi jalanku. Tak ada apapun, hanya setitik cahaya yang bagiku tak berguna. Tanpa kusadari cahaya itu menuntunku, menghentikan langkahku, pada sebuah batu pengharapan. Kurangkai lagi kisahku, sambil mencoba mengingat memori yang hilang ditelan waktu.
Mungkin kisahku kini belum terisi penuh. Tapi setidaknya KISAHKU TAK KOSONG LAGI...

:-)

posted under | 1 Comments

Sebuah Kisah Kosong

Hampa, ketika nadi berdetak tanpa suara
Sunyi, hanya angin menghempas daun dan hijaunya berderak tanpa bunyi
Sepi, entah apa lagi yang harus terlukis oleh jemari mimpi

saat usia tak berkompromi
kala mesin waktu hanya imajinasi

Aku hanya sesal
Hanyut dan tercekal
Oleh sebuah batu
Dan seonggok daun layu


Hanya menanti waktu,kala itu
Dan kini,ketika ku sadar

Dahulu adalah sebuah kisah kosong yang tak boleh menelanku

posted under | 0 Comments

Huruf-huruf Ini Menghinaku

Malam ini,
Otakku terasa kosong, tak tahu apa yang harus aku torehkan pada sebuah layar. Tapi, huruf-huruf ini seperti mencibirku, menggodaku, seakan berkata "kau pengecut! Tak beranikah kau sentuh aku dan buatlah sebuah kata bermakna!".  Kata bermakna?
Mungkin kini aku merasa akulah kata yang tak bermakna. Bukan apa-apa, karena malam ini aku benar-benar tak berselera membagi kisah denganmu, memainkan tiap kata-kata ini yang bagiku omong kosong.

Hatiku benar-benar ragu, menekan satu persatu huruf-huruf ini..
Aku benci perasaan ini, ingin kucoba hempaskan semua.
Lalu kembali kulihat senyuman sinis dari huruf-huruf itu lagi..

"Ya.. Kau menang, puas kau sekarang melihat buruknya tulisan-tulisan ini..!"

Dan aku tahu kata-kata huruf itu, adalah cerminan hatiku yang tengah ragu..

posted under | 0 Comments

Kaulah Keindahan Itu

Kau selalu berusaha menguatkanku
Walaupun kau sendiri rapuh
Kau selalu mengatakan semua akan baik-baik saja
Walau aku tahu  kau sendiri sedang tak baik

Kau, mengapa kau?
Kau lakukan semuanya, tak kau katakan yang sebenarnya?

Aku tahu sekarang, kaulah keindahan yang sebenarnya
Jika kutatap langin bertabur bintang, dan malam menggantung bulan
Kulah keindahan itu

posted under | 0 Comments

Negaraku,,, Oh,,Negeriku..

Good Morning my dearest country..!
...(Hehehe sok banget, kaya bahasa Inggris dapet berapa gitu..)
Oke..oke..oke..
Gue disini ga mo ngomongin bahasa Inggris N semua tentang Inggris..!
Entah itu mau Kunci Inggris sampe Kecap Inggris.. Gue gak peduli...Huh!

Truz...
Jangan teruz-teruz ntar ketabrak lagi..
Ya udah deh,,,yah.. jadi lupa kan tadi mo ngomong apa..
Tunggu bentar ya....





1
2
3
Aha...
Udah inget!


Ya, gue disini mo ngomongin tentang INDONESIA.
Negriku tercinta..
Saking cintanya, gue sampe gak habis pikir.. Kok pada tega ya mengotori Negri yang subur dan Makmur..(Harusnya sih...)
Tapi kayaknya kata-kata itu cuman ada di lagu-lagu wajib sama dongeng deh sekarang..
Gue bilang gitu bukannya tanpa alasan, tapi emang kenyataannya gitu..
Mulai dari korupsi, suap menyuap duit, TKI, PSSI, Konflik SARA, ampe masalah artis-artis yang mengguncang negeri. Belum lagi masalah kerusakan lingkungan.. Banyak deh!

Mending kalo masalah yang bisa diselesein sama semua orang, contohnya masalah kerusakan lingkungan.
Gimana kalo masalah yang ngelibatin orang-orang berdasi-bermobil mewah-berdompet tebel-----??
Yah... Rakyat cuman bisa gigit jari nonton tipi liatin aja, apa yang bakal terjadi.. Abis, mo gimana lagi, emang gak bisa apa-apa kok..
Rakyat cuma ngerasa dibohongi, sambil bertanya-tanya... Siapa yang ada di balik semua ini...?

Negaraku.. Oh, Negeriku...

posted under | 0 Comments

Aku Belum Bosan Menulis

Mungkin aku belum bosan untuk menulis lagi.
Karena catatan kosong  ini sungguh menggodaku untuk menulis lagi. Tempat kosong yang seperti pernah aku baca pada novel, mereka adalah si penanti. Penanti siapa saja yang ingin menggoreskan tulisan. Entah apa saja yang ingin digoreskan, agar segala keluh kesah sedikit terobati.

posted under | 0 Comments

Hujan Telah Menghilang

Hujan kini telah menghilang
Membekas air yang menggenang
Membuat raga melintas tanpa bayang
Ya, mentari tak berani muncul sekarang

Tapi lihat, awan begitu merata
Sinarnya tak seredup kala hujan menerpa
Mentari mulai bangkit
Walau sinarnya terhempas awan yang menerpa

Aku disini hanya mencoba merangkai kata
Walau kurasa tak bermakna

posted under | 0 Comments

Sepenggal Kisah Rindu untuk Sahabat

Kau hadir kala ku sendiri
Pembunuh sepi yang kian merasuki
Kala ku terluka karena cinta, kau ada sebagai penawar luka
Sahabat, jika aku boleh berhayal
Aku ingin mengajakmu berlari di atas awan, bersenang-senang dan kita akan tertawa bersama pelangi yang indah bagai senyummu

Terima kasih sahabat, bersamamu semua masalah menjadi mudah
Mengenalmu, semua kisah menjadi indah

Tapi sayang, kini raga ku tak bisa menemukanmu
Ku yakin satu saat nanti, kita akan berjumpa
Dan kita kan membuka buku kisah indah,lalu kita kan tertawa bersama

Aku sangat rindu saat itu

posted under | 0 Comments

Aku dan Catatan Awal Februari

1 Februari
Menjelang malam ini, hujan masih turun menghiasi. .
Tak ada bintang, ataupun bulan
Yang ada hanya kegelapan dan pemandangan air dipelupuk mata. .
Lalu menggenang, membasahi pelataran dan daun-daun yang tak ku lihat. .

Hujan dingin masih tetap tUrun, dan aku tenggelam dalam kehangatan tUlisan
Rangkaian huruf ini, adalah cermin dari keluh kesah jiwa
menggema di sudut2 benak, memaksa ku tUk hempaskan semua

Tulisan ini adalah rangkaian kata, betapa aku sedang tak begitu berselera
Membagi kisahku, hari selasa awal fEbruari

Tapi, hati memaksa raga. .
Tangan dan mata seksama merubah kisah ini, dan yang ada hanya Aku dan Catatan Awal Februari

posted under | 0 Comments

Valentine Oh... Valentine

Valentine..
14 Februari,,,

dan ternyata komputerku lemot buat nulis ini makanya gw nulis ga liat layar..
Ah,,, ya sutra lah,

Gw mw nulis apa tadi,*Valentine*
O,iya...
Lanjut ya, valentine=hari kasih sayang=hari kasih coklat, bunga, puisi, de el el=ribet amir sih..
Gw koq liatnya priatin banget ya,, kasihan kan kalo orang yang kita sayang jadi seneng banget cuma dikasih coklat de el el.nya di tanggal 14.
Yah..yah..Padahal kasih sayang yang lebih penting ga hanya pake coklat, ya kan?!

Trus tuh, tukang bunga yang bejibun antrian kewalahan deh kalo harus ngurusin orang pada beli bunga semua.
N yang maksain beli coklat belum tentu pada punya duit, tapi mau gimana lagi..
Daripada di putusin pacar, mending ngutang coklat warung sebelah..(hlo..hlo..tapi gak semua gitu seeh)

Aduh..duh,,, emang negeri ini penuh orang latah,
Kagak tahu apa yang musti dirayain, ngikut-ngikut aja dah tuh..
Valentine kan ngerayain lahirnya St. Valentino. Doi kan orang yang menyetujui Free Sex..(Wah, ngeri Banget ya..)
Jadi gak pantes buat dirayain..
Padahal banyaaak banget orang muslim, coz mayoritas orang Islam emang ada di Indonesia..
Jadi, duhh kasihan banget ya, kalo orang Islam muzti ngrayain Valentine.
Tiap ditanya tanggal 14 Februari tuh hari apa?
eeh,, dengan fasihnya ngejawab Hari Valentine ampe rebutan lagi jawabnya (emang kuis..!)
Giliran ditanyain Maulid Nabi kapan..?
Nah lo...pada celingak-celinguk dah tuh.. Kagak tau padahal tanggal 15-nya...
Aduh emaak, tOlong dahh..
kASIHAN BANGET YA,,,

Gimana nih men!! Jangan mau dibajak sama bangsa barat..Okey,,,!!!

posted under | 0 Comments
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers

Follow by Email


Recent Comments