Huruf-huruf Ini Menghinaku

Malam ini,
Otakku terasa kosong, tak tahu apa yang harus aku torehkan pada sebuah layar. Tapi, huruf-huruf ini seperti mencibirku, menggodaku, seakan berkata "kau pengecut! Tak beranikah kau sentuh aku dan buatlah sebuah kata bermakna!".  Kata bermakna?
Mungkin kini aku merasa akulah kata yang tak bermakna. Bukan apa-apa, karena malam ini aku benar-benar tak berselera membagi kisah denganmu, memainkan tiap kata-kata ini yang bagiku omong kosong.

Hatiku benar-benar ragu, menekan satu persatu huruf-huruf ini..
Aku benci perasaan ini, ingin kucoba hempaskan semua.
Lalu kembali kulihat senyuman sinis dari huruf-huruf itu lagi..

"Ya.. Kau menang, puas kau sekarang melihat buruknya tulisan-tulisan ini..!"

Dan aku tahu kata-kata huruf itu, adalah cerminan hatiku yang tengah ragu..

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers

Follow by Email


Recent Comments