Kelebat Kenang

kelebat kenang masih menumpuk menjemu di penjuru ruang
menawarkan lembar cerita paling merindu, untuk dibuka ditelusuri satu demi satu hingga segala pikir kembali hanyut tanpa takut

kenang itu masih utuh tanpa tersentuh
di penjuru ruang paling gamang. Antara tutup dan buka, habis atau tersisa
maka kenang itu masih diam, sesekali menggoda
sesiapa yang kebetulan melintas menyusuri batas

ah, kenang itu biar saja menumpuk
tunggu sampai lapuk

Batang, 26 April 2012

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers

Follow by Email


Recent Comments