Ketika Waktu Hanya Lembaran Warna

Detik detak tak berarak. .
Menit jam tak terasa menghujam. .
Mengapa semua harus berpihak pada waktu. ?

Meski kini kau terjebak waktu, yang memaksamu merangkak
Walau kau mampu berlari
Tapi, tenanglah. .
Aku akan tetap menanti, menabur butiran kata
Sampai warna hanya semburat jingga melayang di cakrawala

Entah,
Ketika waktu hanya lembaran warna
Izinkan aku, menjadi kanvas melukis berjuta ilusi yang terselip dalam mem0ri. .

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers

Follow by Email


Recent Comments