Catatan di Penghujung Malam

Pagi, Siang, Malam.
Mem0riku memutar, begitu banyak hal yang terlewatkan. .
Malam ini, entah, ketika benak tak ingin berpacu, kala raga ingin merebah. .
Sungguh, mataku tak berpihak padaku. . Membiarkanku menjadi saksi, bahwa waktu membawaku di tengah malam. .

Tanpa mimpi, tanpa angan, hanya lelah. .
Dan catatan ini, entah. . .

posted under | 0 Comments

Kurnia Hidayati

Kurnia Hidayati bukan siapa-siapa. Ia hanyalah manusia biasa yang mencintai kata.

posted under | 0 Comments

I'm Coming.......

I'm Here...
I'm Coming....

Pasti udah pada kangen sama tulisan-tulisan gue, ya kan? Iya dong.... Iya sih.. (maksa banget...!)
Hehehe, ngarep banget ya.. Oh ya, jujur kacang ijo gue lagi bingung berat nui sama yang namanya artikel. Cara nulisnya gimana ya,, selain pake tangan masa pake kaki. Maksudnya gini, gue bingung artikel tuh yang kayak apa bahasanya, kan gue nggak bisa pake bahasa formal. Bisanya gini-gini aje gitu...

Nah-nah ni gue lagi nyari-nyari di in-ce-nek (maksudnya internet gitu) tapi kok kagak ada yang gue cari. Ni internetnya yang ga tau apa gue yang kelewat gaptek ya...

posted under | 0 Comments

Khayal dalam Pejaman Mata

Dalam keheningan malam, aku hanya dapat merangkai kata. Hanya tulisan yang bersuara.  Dan ternyata, waktu begitu cepat bergulir, tanpa toleransi, tanpa belas kasih, meninggalkan aku sendiri yang masih terpaku dalam melodi mimpi dan angan-angan membingungkan. Akulah sang penghayal dan pembual untuk hatiku sendiri. Entah sampai kapan aku harus berhenti dari semua ini, Entah kapan.....

Akulah si penghayal. Tahukah kau sobat. Kadang ketika aku memejamkan mata, aku selalu berharap kalau aku akan kembali pada waktu itu. Waktu dimana aku berkejaran dengan bayang sambil bermain layang-layang.  Aku rindu masa kecilku dulu. Atau aku pernah juga berhayal, kala aku terbangun dari pejaman mataku aku telah berada dalam gelap tanpa orang yang aku sayang juga sebaliknya...

Khayal.. Bayang..
Entah sampai kapan....

Nia_21_3_2011

Sumber: tulisanbernyawa.blogspot.com

posted under | 0 Comments

Malam Minggu dengan Catatan

Hei, bulan yang terkapar. Ingatkah kau? Kala kau mengapung dengan anggun hingga semua memujimu. Jarakmu terasa dekat dengan bumi, sinarmu terlihat indah semburat cahaya. Tapi kini, awan kelabu gelap menggantikanku, merajai tahtamu melempar garis retak dan kau tergeletak... Ditambah angin dingi bak es yang menguap dan suasana malam minggu yang kelabu.

Aku tak berpengalaman menulis kata-kata romantis ala pujangga, hanya sebuah catatan kecil malam minggu merangkak tengah malam. Hanya bunyi huruf gemelutuk seiring jemari kian beradu mulut terkunci. Yang terdengar hanya catatan tersimpan dalam nurani..

posted under | 0 Comments

Kau Bagian dari Kisahku

Pernah aku berujar, kalau kisahku tak kosong lagi. Telah kutinggalkan lembaran-lembaran kosong menyakitkan itu, dan kini terisi dengan kisah yang aku buat sendiri. Tentu dengan izin Sang Penulis Kisah Hidup yang sebenarnya. Tapi, meninggalkan kisah kosong ternyata tak mudah, kadang kutemui hanyalah lembaran usang yang mencoba menggodaku. Jika aku terpengaruh, tentu kisahku yang kosong justru akan terkoyak dan lembarannya berpadu dengan hembusan keputusasaan.

Kukira aku dengan kekuatannku akan mampu menyusun setiap kisah menjadi lebih indah.. Sayang, aku salah besar. Aku memerlukan seseorang yang dapat merangkai kisah indah bersamaku. Kutemukan kau, kau yang menyapa membuat ukiran tintaku bersemangat. Kau yang kadang mengoreksi tiap tulisan yang ku torehkan. Awalnya aku mengira kau hanya kisah lain yang berada berdampingan dengan kisahku.

Lalu aku sadar, kau bagian dari kisahku,,,,

posted under | 0 Comments

Cerpen: Einstein Belum Jadi Ilmuwan



“Huh, kesel-kesel. .. . “, Nita sebel N muales berat. Wajahnya ditekuk bibirnya manyun. Ditangannya masih menggantung sebuah buku paket Fisika. 352 lembar sekalian daftar pustaka de el el, siapa peduli sama berat dan tebal buku itu. Yang jelas Nita sama sekali belum membacanya. Nita mondar-mandir didalam kamarnya, ia bingung setengah mati, dalam benaknya cuma ada satu pertanyaan. Gimana caranya lulus ulangan Fisika tanpa belajar.
“Nyontek? Tapi mau nyontek siapa? Duh, , bingung banget”, Gumam Nita sambil mengacak rambutnya.
“Apa gue ke dukun aja….” Nita tersenyum beberapa saat, lalu…
“Aaaaaaaarrgh…gila..gak mungkin..!!!”, kembali pikiannya berperang dengan batinnya.
Nita masih aja bingung, ulangan fisika tinggal 2 hari lagi. Kalo belajar kayaknya gak mungkin. Mungkin aja kalo diem-diem Nita nyuri soal ulangan fisika terus ia masukin ke mesin foto copy ajaib yang bisa jawab pertanyaan apa aja..Emangnya ada mesin kaya gitu. Jelas gak ada lah, gue kan Cuma cerita aja biar asik dikit.
Gimana, balik cerita lagi yuk..
Yuk..

Saking uda lamanya Nita mondar mandir kamar, entah udah berapa putaran lapangan bola Nita menjejakkan kaki penuh kebingungan..*loh..loh..loh.., kok bahasanya jadi aneh gini*
Sepandai-pandainya katak melompat pasti bakal kepleset juga, abis yang katak lompatin bukan tanah, tapi lantai yang lagi di pel, dai gak liat sih tulisan AWAS LANTAI BASAH. Selama-lamanya Nita mondar mandir pasti doi ngerasa capek juga..*gak nyambung kaleeee..*
Buat ngilangin capeknya, akhirnya Nita memutuskan dan mengesahkan buat istirahat bentar dia atas tempat tidurnya, lumayan kan, daripada kakinya senut-senut kaya digigit semut. Saking capek sama keselnya, buku paket Fisika yang dari tadi jadi penyemangat  mondar-mandirnya doi lempar gitu aja. Nita udah gak minat sama sekali ama pelajaran yang namanya Fisika. Itu bukan karena Nita bodo apa gimana, semua itu gara-gara pas awal pelajaran Fisika Nita gak masuk. Gimana mau masuk skul, orang doi tiba-tiba kena cacar air. Gak lucu juga kan kalo Nita masuk skul sambil bentol sana sini, ntar dikira korban iklan obat kulit yang salah.
Eh,, parahnya lagi abis doi sembuh dari sakitnya, doi gak mau ngejar pelajaran yang udah ketinggalan.        Gimana mau ngejar, orang Nita naik odong-odong masa mau ngejar pelajaran berkecapatan pesawat. Nah, jadi deh tuh doi gak paham alias hampa sama pelajaran Fisika yang notabene susah. Sekarang Salah sapa tuh, bukan salah yang nulis lho ya..

Bersambung.....

posted under | 0 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.

Tulisan-tulisan

Followers


Recent Comments